Sorak-sorai penggemar terdengar di jagat maya saat penyanyi pop/R&B asal Inggris, Morgan, resmi memperkenalkan double single terbarunya lewat Red Bull Records. Dua lagu segar bertajuk One Man dan Bad Gyal Energy menjadi penanda babak baru dalam perjalanan musiknya. Kehadiran One Man kian mencuri perhatian karena menampilkan Beenie Man, ikon dancehall peraih Grammy yang legendaris. Lagu ini tak sekadar kolaborasi biasa, melainkan reinterpretasi dari hit klasik “Dude” milik Beenie Man tahun 2004. Vokal khas Morgan menyatu dengan energi eksplosif sang legenda Jamaika, menciptakan atmosfer lantai dansa yang tak terbendung. Dirilis bersamaan dengan video musik yang direkam langsung di Jamaika, karya ini menyuguhkan pernyataan identitas musikal yang kuat dan autentik.
Warisan Jamaika dan Jejak Keluarga
Dalam proses kreatifnya, Morgan mengaku terinspirasi dari akar Jamaika yang telah lama menjadi fondasi musiknya. Ia menyebut One Man sebagai lagu yang membuatnya merasa bebas, tidak terikat genre, dan mampu merepresentasikan budaya serta jati dirinya. Keseruan makin terasa karena Beenie Man sendiri bersedia bergabung, menghadirkan kolaborasi yang bagi Morgan terasa seperti mimpi. Tak berhenti di sana, rilisan ganda ini juga menampilkan Bad Gyal Energy. Sebuah anthem penuh kepercayaan diri dengan nuansa dancehall underground. Yang membuat istimewa, Morgan melibatkan ayahnya, Jeffrey Smith, seorang mantan MC dan produser yang besar dengan kultur sound system Jamaika. “Bisa mengerjakan lagu ini bersama ayah adalah kebanggaan tersendiri,” ujarnya. Lagu tersebut menjadi penghormatan pada energi pesta yang membebaskan, sekaligus ikatan keluarga yang menguatkan perjalanan musiknya.
Jejak Karier dan Makna Lebih Luas
Double single ini melanjutkan deretan pencapaian Morgan sepanjang 2025. Setelah sukses dengan EP Emotional Gangster dan single My My My, kini ia semakin menegaskan reputasi sebagai penyanyi muda Inggris yang patut diperhitungkan. Lebih dari sekadar karya musik, One Man dan Bad Gyal Energy adalah potret evolusi seorang musisi yang berani mengeksplorasi warisan budaya sekaligus mengekspresikan diri tanpa batas. Bagi penikmat musik global, rilisan ini menjadi pengingat bahwa pop dan R&B modern bisa berpadu indah dengan dancehall Jamaika, menghadirkan semangat lintas generasi. Di tengah derasnya arus industri, Morgan seakan mengajak pendengar untuk tetap merayakan kebebasan, akar budaya, dan energi positif lewat lantunan yang terus menggetarkan hati.

