Tangis Momo Geisha Iringi Kepergian Ibunda Tercinta ke Peristirahatan Terakhir

momo geisha

Dunia hiburan tanah air kembali dirundung kabar duka. Penyanyi kenamaan Momo, vokalis band Geisha, kehilangan sosok yang paling ia cintai. Ibundanya, Tinurmaya Nainggolan, menghembuskan napas terakhir pada Rabu malam, 24 September 2025. Kabar ini pertama kali diketahui publik melalui unggahan Momo di Instagram Story. Dalam tulisannya, ia mengaku hatinya hancur menerima kenyataan pahit tersebut. “Hancur hati ini mam, tapi harus ikhlas melepasmu. Sekuat kami sudah berusaha. Tapi Tuhan lebih menyayangimu. Istirahat ya mam, ketemu orang-orang yang kau rindukan di Surga,” tulis Momo penuh haru. Ucapan itu memperlihatkan betapa dalam luka yang ia rasakan, meski tetap berusaha tabah menerima kehendak Tuhan.

Perjalanan Jenazah dan Doa untuk Ibunda

Unggahan lain di media sosial memperlihatkan flyer berisi pengumuman resmi berpulangnya sang ibunda. Dalam flyer tersebut tertulis, “In Loving Memory.. Telah berpulang ke Rumah Bapa, Ibu Tinurmaya Nainggolan, ibunda dari Momo. 21 Jan 1951 – 24 Sep 2025.” Pesan sederhana namun penuh makna itu menegaskan rasa kehilangan keluarga besar. Hingga kini, Momo belum membeberkan detail penyebab wafatnya sang ibu. Namun, ia sempat membagikan momen mengantar jenazah ke Pekanbaru, Riau, untuk disemayamkan. Prosesi penghormatan terakhir itu digelar penuh kesedihan, sekaligus menjadi ajang doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. “Enggak kuat menahan patah hati ini, mengantarkanmu pulang dengan cara seperti ini,” tulis Momo dalam unggahan lain, menggambarkan perasaan berat yang ia pikul.

Refleksi Kehilangan dan Dukungan Publik

Kehilangan seorang ibu memang menyisakan duka mendalam bagi siapa pun. Terlebih bagi figur publik seperti Momo, yang selama ini kerap terlihat kuat di atas panggung, kini memperlihatkan sisi rapuhnya. Dukungan doa pun mengalir dari para sahabat artis dan penggemar. Mereka membanjiri kolom komentar di media sosial dengan ungkapan belasungkawa dan doa agar Momo tetap kuat menghadapi masa sulit. Kepergian Tinurmaya Nainggolan menjadi pengingat bagi banyak orang akan pentingnya menghargai waktu bersama orang tua. Dalam suasana duka ini, masyarakat luas ikut merasakan kehilangan dan berharap keluarga besar Momo Geisha diberi ketabahan. Kehidupan seorang seniman memang identik dengan sorotan publik, tetapi di balik itu semua mereka tetap manusia biasa yang tak luput dari rasa kehilangan mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *