Langit California memantulkan cahaya oranye roket Falcon 9. Suasana di ruang kontrol SpaceX tegang tapi penuh semangat. “Dari Tintin ke sepuluh ribu. Go Starlink, go Falcon, go SpaceX,” ujar direktur peluncuran. Kalimat itu menandai momen bersejarah: peluncuran satelit Starlink ke-10.000. Dalam hitungan menit, 28 satelit baru meluncur menuju orbit rendah Bumi. Sekitar satu jam kemudian, konfirmasi datang. Semua satelit berhasil ditempatkan di ketinggian 260 kilometer. Mereka segera mengembangkan panel surya dan menyalakan mesin plasma. Tujuannya, mencapai orbit operasi di 535 kilometer. Keberhasilan itu menambah catatan panjang kiprah SpaceX dalam ekspansi jaringan internet global.
Armada Raksasa di Langit Dunia
Program Starlink kini menjadi jaringan komunikasi terbesar di orbit. SpaceX terus menonaktifkan satelit lama sambil menambah armada baru. Satelit tua dibiarkan masuk atmosfer dan terbakar sempurna. Data dari European Space Agency menyebut ada sekitar 12.500 satelit aktif di orbit. Dari jumlah itu, hampir 70 persen dimiliki SpaceX. Generasi baru Starlink, bernama V2 Mini, memiliki panel surya selebar 30 meter. Versi berikutnya, V3, akan lebih besar lagi. Ia tak bisa diluncurkan dengan Falcon 9. SpaceX menyiapkan roket Starship untuk membawa 60 unit sekaligus mulai tahun depan. Program ambisius ini membuka jalan menuju konektivitas global tanpa jeda, bahkan di wilayah terpencil.
Rekor Baru Tanpa Tanda Melambat
Selain pencapaian jumlah, SpaceX mencetak rekor penggunaan ulang roket. Misi pertama hari itu memakai booster yang telah terbang 31 kali. Roket berhasil mendarat kembali di kapal di Atlantik untuk digunakan lagi. Beberapa roket lain hampir menyamai catatan itu. Total, lebih dari 20 booster aktif kini dimiliki Space X di dua pantai Amerika. Perusahaan menargetkan tiap roket bisa terbang hingga 40 kali. Tahun ini saja, SpaceX sudah mencatat 132 peluncuran Falcon 9. Jumlah itu menyamai rekor tahun lalu. Dengan jadwal padat di minggu mendatang, rekor baru tampaknya tinggal menunggu waktu. Kecepatan produksi, efisiensi biaya, dan keberanian inovasi menjadikan SpaceX pionir tak tertandingi di era antariksa komersial. Menjadi sebuah hal yang dinantikan oleh masyarakat dunia.

