Perdana Menteri Albania, Edi Rama, mencatat sejarah dunia dengan menunjuk sebuah bot kecerdasan buatan (AI) bernama Diella sebagai menteri dalam kabinetnya. Meski tak memiliki wujud fisik, Diella digambarkan sebagai sosok perempuan berbusana tradisional Albania dan dikembangkan bersama Microsoft. Nama Diella yang berarti “matahari” ini resmi menduduki posisi menteri pengadaan publik, dengan mandat utama menutup celah praktik korupsi. Sejak awal 2025, sistem ini sudah melayani lebih dari satu juta permintaan dokumen digital melalui platform e-Albania. Rama menegaskan, dengan algoritme berbasis data yang tak bisa disuap, tender publik akan “100 persen bebas dari korupsi.”
Simbolisme, Kritik, dan Kekhawatiran
Kendati monumental, posisi Bot AI Diella tidak sah secara hukum karena konstitusi Albania hanya mengakui warga negara berusia minimal 18 tahun sebagai menteri. Namun, Rama menilai penunjukan ini memberi tekanan moral bagi pejabat agar berpikir berbeda, tanpa risiko kebocoran politik atau skandal keuangan. Di sisi lain, kritik deras datang dari oposisi yang menyebutnya konyol dan inkonstitusional. Pengusaha hingga pakar hukum juga mengingatkan soal akuntabilitas, sebab algoritme tidak bisa dimintai pertanggungjawaban publik. Ancaman keamanan siber pun menjadi sorotan: jika sistem diretas, kontrak bernilai jutaan euro bisa terguncang.
Peluang Baru dalam Reformasi AI
Terlepas dari kontroversi, sejumlah akademisi melihat langkah ini sebagai peluang emas untuk membangun tata kelola yang transparan. Dr. Andi Hoxhaj dari King’s College London menilai AI dapat meminimalisasi kecurangan dengan sistem daring yang terbuka. Ambisi Albania bergabung dengan Uni Eropa pada 2027 menjadi pendorong kuat di balik gebrakan ini. Rama pun tak menampik ada nuansa publisitas, tetapi ia mengirim pesan tajam: bila para menteri manusia gagal bekerja cepat dan bersih, kursi mereka suatu hari bisa digantikan sepenuhnya oleh kecerdasan buatan. Sebuah peringatan keras di era politik yang tengah mencari bentuk baru menghadapi korupsi dan birokrasi.

