Slavia Prague vs Arsenal 0-3: Merino Bersinar, Dowman Ukir Sejarah Termuda di Eropa

arsenal

Arsenal mempertahankan rekor sempurna di Liga Champions setelah menaklukkan Slavia Prague 3-0 di Praha, Rabu dini hari waktu Indonesia. Dalam laga penuh tekanan di awal, The Gunners justru menemukan ketenangan lewat penalti Bukayo Saka di babak pertama. Absennya Viktor Gyokeres sempat membuat pelatih Mikel Arteta khawatir, namun Mikel Merino yang diturunkan sebagai penyerang bayangan tampil luar biasa dengan dua gol di babak kedua. Kemenangan ini juga menandai catatan bersejarah, di mana Arsenal mencatat delapan laga tanpa kebobolan. Rekor yang menyamai pencapaian klub sejak musim 1903/04.

Merino Bersinar, Dowman Cetak Rekor Termuda

Slavia Prague sempat menguasai awal laga, memaksa Arsenal bermain bertahan selama 20 menit pertama. Namun VAR memberi angin segar bagi tim tamu ketika handball Lukas Provod menghasilkan penalti yang diselesaikan Saka dengan dingin. Memasuki babak kedua, Arsenal langsung menggandakan skor lewat umpan Leandro Trossard yang disambut penyelesaian mudah Merino. Lima menit berselang, pemain Spanyol itu kembali mencetak gol memanfaatkan kesalahan kiper Markovic. Dalam momen bersejarah lainnya, Arteta memberikan debut kepada Max Dowman yang baru berusia 15 tahun 308 hari, menjadikannya pemain termuda sepanjang sejarah Liga Champions. Remaja 17 tahun, Andre Harriman-Annous, juga turut mencatat debut Eropanya malam itu.

Arteta Puji Mentalitas dan Pertahanan Tim

Usai laga, Arteta menyebut Merino sebagai pemain dengan mental juara. “Dia belum pernah bermain sebagai striker sebelumnya, tapi selalu punya timing yang luar biasa,” kata Arteta. “Yang membuatnya istimewa adalah kecerdasannya membaca ruang dan komitmennya terhadap tim.” Selain lini depan yang produktif, lini belakang Arsenal juga jadi sorotan. Dengan William Saliba, Gabriel, dan Jurrien Timber yang solid, serta ketenangan Declan Rice di depan mereka, The Gunners terlihat tak tertembus. Sky Sports menulis bahwa hanya Erling Haaland yang mampu menjebol gawang mereka dari permainan terbuka sejauh ini. Dengan kemenangan ini, Arsenal memimpin klasemen Premier League dan Liga Champions, menunjukkan keseimbangan antara kedalaman skuad dan kekuatan mental.