Kasus Bunuh Diri Kembali Terjadi di Jembatan Tukad Bangkung Bali

bunuh diri tukad bangkung bali

Peristiwa tragis kembali mengguncang Kabupaten Badung. Seorang pria bernama I Gede Pande Megantara, warga Banjar Dalem, Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Tukad Bangkung, Kamis (25/9/2025). Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari jembatan yang dikenal rawan aksi serupa. Kejadian ini bermula ketika masyarakat melaporkan adanya sepeda motor Yamaha NMAX berpelat DK 3017 FDU terparkir tanpa pemilik di atas jembatan. Di atas motor hanya tersisa sebuah helm putih, sementara kunci sadel masih terkunci. Laporan segera ditindaklanjuti aparat Polsek Petang bersama Bhabinkamtibmas dan Koramil 1611-06 Petang yang langsung melakukan pemeriksaan. Pukul 07.45 Wita, tim gabungan menyusuri area bawah jembatan, hingga akhirnya pada pukul 07.56 Wita korban ditemukan sudah tak bernyawa di sisi utara sungai.

Jembatan Rawan Bunuh Diri, Investigasi Polisi Berlanjut

Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan korban meninggalkan rumah sekitar pukul 01.00 Wita sebelum peristiwa terjadi. Polisi menduga motif bunuh diri dipengaruhi faktor pribadi, rumah tangga, pekerjaan, atau asmara. Jembatan Tukad Bangkung sendiri sudah lama dikenal sebagai titik rawan aksi bunuh diri di Bali. Dengan ketinggian mencapai 71 meter dan lokasi yang jauh dari pemukiman, jembatan ini kerap dipilih sebagai tempat mengakhiri hidup. Kondisi kian berisiko karena pagar pengaman belum sepenuhnya terpasang dan belum ada CCTV yang bisa memantau aktivitas secara menyeluruh. Catatan media lokal menunjukkan sejumlah kasus serupa pernah terjadi sebelumnya, menandakan perlunya perhatian serius dari pihak berwenang.

Seruan Antisipasi dan Upaya Pencegahan dari Aparat

Menyusul kejadian ini, Polsek Petang berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Badung, BPBD, SAR Polda Bali, dan Puskesmas terdekat untuk melakukan evakuasi serta pemeriksaan lebih lanjut. Aparat juga menyampaikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Badung dan desa setempat agar memperketat pengawasan di area jembatan. Beberapa langkah yang diusulkan antara lain menempatkan petugas patroli khusus, mempercepat pemasangan pagar pengaman, dan menyediakan fasilitas CCTV. Upaya ini diharapkan mampu meminimalisasi potensi terulangnya insiden serupa sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Tragedi yang menimpa I Gede Pande Megantara menjadi peringatan keras tentang pentingnya deteksi dini masalah kesehatan mental dan dukungan sosial bagi warga, agar tindakan nekat bisa dicegah sebelum terlambat.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *