Derbi Madrid: Real Madrid Dibantai Atletico, Xabi Alonso Beberkan Alasan

xabi alonso madrid

Real Madrid harus menelan kekalahan menyakitkan saat bertandang ke markas Atletico Madrid dalam lanjutan Liga Spanyol, Sabtu (27/9/2025) malam waktu setempat. Laga bertajuk Derbi Madrid itu berakhir dengan skor mencolok, 5-2 untuk kemenangan tuan rumah. Atletico tampil agresif sejak awal, dengan Robin Le Normand membuka keunggulan pada menit ke-14. Alexander Sorloth menggandakan skor di masa tambahan babak pertama, sebelum Julian Alvarez menambah dua gol beruntun di paruh kedua. Antoine Griezmann menutup pesta gol Los Rojiblancos di menit ke-90+3. Sementara itu, Madrid hanya mampu membalas lewat gol Kylian Mbappe dan Arda Guler di babak pertama.

Alonso Kritik Intensitas Los Blancos

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, tak menutupi kekecewaannya atas performa anak asuhnya. Ia menilai kurangnya intensitas menjadi penyebab utama kekalahan telak ini. “Hal yang paling mengkhawatirkan adalah mengapa kami tidak cukup intens dalam permainan,” ujar Alonso melalui situs resmi klub, Minggu (28/9/2025). Menurutnya, Madrid gagal bersaing dalam duel fisik dan tidak mampu menekan lawan di level yang semestinya. Alonso menegaskan bahwa tim harus segera memperbaiki banyak aspek permainan, baik dalam bertahan maupun menyerang. Ia berharap kekalahan ini bisa menjadi pelajaran berharga agar Los Blancos mampu bangkit menghadapi jadwal padat, termasuk laga penting di Liga Champions melawan Kairat.

Rasa Sakit yang Harus Jadi Motivasi

Meskipun kalah telak, Real Madrid masih memimpin klasemen sementara Liga Spanyol dengan 18 poin. Namun, posisi itu bisa goyah bila Barcelona meraih kemenangan pada pekan ketujuh. Alonso menekankan pentingnya reaksi cepat dari para pemain setelah kekalahan di derbi. Ia ingin skuadnya menjadikan rasa sakit sebagai motivasi untuk tampil lebih baik di laga-laga berikutnya. “Yang penting adalah bagaimana kami bereaksi dan meningkatkan diri. Kami harus mengambil hal positif dari rasa sakit yang kami rasakan sekarang,” tuturnya. Kekalahan ini sekaligus menjadi ujian pertama Alonso sebagai pelatih Madrid, mengingat ekspektasi besar publik terhadap kiprahnya setelah sukses bersama Bayer Leverkusen. Kini, sorotan tertuju pada bagaimana ia membawa Los Blancos kembali ke jalur kemenangan di pentas domestik maupun Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *