Suasana sore di Stadion Akuatik, Senayan, Jakarta, Kamis (9/10/2025), terasa penuh energi. Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, hadir menyambangi para atlet pelatnas cabang olahraga renang. Senyum dan semangat terpancar di antara percakapan Bayu dengan pelatih dan perenang nasional. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan harapannya agar tim renang mampu mempersembahkan lima medali emas di SEA Games 2025 Thailand. Naik dua peringkat dari pencapaian edisi sebelumnya di Kamboja. “Sebelumnya dapat tiga emas, tahun ini harapannya bisa lima. Renang itu ‘mother of sport’, dan keberhasilan mereka jadi kebanggaan bangsa,” ujarnya mantap.
22 Atlet Siap Tempur
Program pelatnas renang kali ini melibatkan 22 perenang terbaik Tanah Air. Nama-nama berpengalaman seperti I Gede Siman Sudartawa (31 tahun) kembali dipercaya memperkuat tim, sementara darah muda seperti Adelia Cantika Aulia, yang baru berusia 14 tahun, menjadi simbol regenerasi. Siman, Masniari Wolf, dan Felix Viktor Iberle yang menyumbang emas di SEA Games 2023, kembali turun mewakili Indonesia. Bayu menilai, persiapan berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Dari hasil diskusi dengan pelatih dan atlet, semua siap tempur. Motivasi mereka tinggi untuk membawa pulang emas,” katanya optimistis. Pelatih Albert C. Sutanto menambahkan, intensitas latihan kali ini jauh lebih terukur, mengombinasikan kecepatan, daya tahan, dan teknik start untuk menghadapi tekanan di ajang internasional tersebut.
Momentum Kebangkitan Akuatik Indonesia
Optimisme yang dibangun di pelatnas renang bukan sekadar target angka, tetapi bagian dari strategi kebangkitan olahraga air Indonesia. Dengan fasilitas pelatnas yang memadai dan dukungan pemerintah, Bayu yakin hasilnya akan lebih gemilang di Thailand, Desember mendatang. Selain aspek teknis, mental juara menjadi fokus utama. Renang disebut sebagai cabang “ibu dari olahraga” karena kontribusinya terhadap total medali. Kesiapan tim kali ini menjadi barometer bagi cabang-cabang lain. “Kita ingin semua atlet merasa mereka berjuang bukan hanya untuk medali, tapi untuk simbol keunggulan bangsa,” ujar Bayu menutup kunjungan. Dengan persiapan matang dan semangat muda berpadu pengalaman senior, renang Indonesia bersiap mencetak sejarah baru di SEA Games 2025. Sebuah momentum yang bisa menjadi tonggak kebangkitan olahraga nasional.

