Langit kembali menyimpan rahasia baru. Para astronom di Universitas Mumbai, India, dengan bantuan ilmuwan warga dan teleskop radio terbesar di dunia, berhasil mendeteksi dua “lingkaran radio aneh” atau odd radio circles (ORCs). Fenomena lingkaran radio paling kuat yang pernah ditemukan. Fenomena ini bukan sekadar pemandangan kosmik biasa. Mereka adalah cincin raksasa yang hanya dapat dilihat melalui teleskop radio. Mengelilingi galaksi-galaksi jauh di luar Bima Sakti. Penemuan yang dipublikasikan oleh Royal Astronomical Society di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society edisi Oktober, menandai tonggak penting dalam memahami struktur plasma di alam semesta. Uniknya, ORC yang ditemukan kali ini bukan hanya satu. Melainkan dua cincin yang saling berpotongan. Fenomena yang belum pernah diamati sebelumnya.
Dari Dugaan Lubang Hitam hingga “Superwind”
Selama ini, para ilmuwan menduga lingkaran radio raksasa tersebut terbentuk akibat gelombang kejut dari peristiwa dahsyat seperti tabrakan lubang hitam supermasif atau penggabungan galaksi. Namun, studi terbaru menunjukkan kemungkinan lain. ORC ini bisa jadi berasal dari “superwind”. Aliran energi dahsyat yang keluar dari pusat galaksi induknya. “ORC adalah struktur kosmik yang paling aneh dan menakjubkan yang pernah kami lihatdan bisa jadi menjadi kunci memahami bagaimana galaksi dan lubang hitam berevolusi bersama,” ujar Ananda Hota, pendiri RAD@home Astronomy Collaboratory. Sebuah komunitas ilmuwan warga yang turut menemukan fenomena ini. Hota menekankan bahwa kolaborasi antara profesional dan amatir memperlihatkan kekuatan observasi manusia. Bahkan di era kecerdasan buatan yang kian dominan.
Kolaborasi Manusia dan Alam Semesta
Keterlibatan para ilmuwan warga dalam penelitian ini bukan sekadar tambahan tenaga. Ini menjadi pembuktian bahwa intuisi dan pengamatan manusia tetap berperan penting di tengah kemajuan algoritma. “Penemuan ini menunjukkan bahwa ORC dan cincin radio bukanlah keanehan tunggal, melainkan bagian dari keluarga besar struktur plasma eksotik yang dibentuk oleh semburan energi dari lubang hitam dan lingkungannya,” ungkap Pratik Dabhade dari Pusat Penelitian Nuklir Nasional di Warsawa, Polandia. Penemuan ORC kembar terkuat ini bukan hanya membuka bab baru dalam astrofisika, tetapi juga menjadi pengingat akan luasnya misteri kosmos yang menanti untuk dijelajahi dan bahwa terkadang, kolaborasi sederhana antara mata manusia dan teknologi canggih bisa membawa kita lebih dekat pada jawaban yang selama ini tersembunyi di balik cahaya bintang.

