Pemkot Denpasar Benahi Infrastruktur, Hanya 9,81 Persen Jalan Masih Rusak

jalan rusak denpasar

Pemerintah Kota Denpasar memastikan kondisi jalan di wilayahnya terus membaik meski masih ada sejumlah ruas yang mengalami kerusakan. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dari total panjang jalan 778,74 kilometer, hanya 9,81 persen atau sekitar 76 kilometer yang tergolong rusak. KKabid Bina Marga PUPR Kota Denpasar, Ida Ayu Tri Suci, menyebut perbaikan infrastruktur dilakukan bertahap melalui anggaran rutin maupun program prioritas. “Kami terus berupaya agar seluruh jalan kota dalam kondisi mantap. Yang rusak sudah kami petakan untuk segera diperbaiki,” ujarnya di Denpasar, Selasa (4/11).

Tantangan Lapangan dan Respons Warga

Meski sebagian besar jalan sudah mulus, beberapa titik masih dikeluhkan warga karena rusak parah. Dayu Tri menegaskan, lokasi-lokasi seperti itu masuk dalam daftar prioritas penanganan tahun ini. “Kami sudah survei, dan perbaikan akan segera dimulai setelah proses tender selesai,” katanya. Warga di sekitar lokasi berharap perbaikan segera dilakukan karena jalan tersebut menjadi akses utama ke permukiman dan sekolah. Seorang warga, Ketut Sari, mengatakan kondisi jalan kerap membahayakan pengguna motor saat hujan. “Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan, jadi berisiko. Kami harap segera diperbaiki,” ujarnya.

Program Pemeliharaan dan Target Pemerintah

Pemkot Denpasar menargetkan seluruh jalan kota berada dalam kondisi baik pada akhir 2026. Tahun ini, anggaran sebesar Rp45 miliar dialokasikan untuk perbaikan jalan, drainase, dan peningkatan kualitas permukaan aspal. Pemerintah juga menerapkan sistem pemeliharaan berbasis digital untuk memantau kondisi jalan secara real-time. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat melaporkan kerusakan agar segera ditindaklanjuti. Dayu Tri menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan Denpasar sebagai kota modern dengan infrastruktur tangguh. “Kami ingin masyarakat merasakan manfaat langsung dari pembangunan. Jalan yang baik berarti keselamatan, kenyamanan, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tegasnya.