Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dan fokus di tengah derasnya isu negatif yang kerap muncul di ruang publik. Saat menghadiri pertemuan bersama relawan dari Aliansi Indonesia Raya di Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (18/10/2025). Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi miring yang beredar di media sosial. “Jangan terpancing oleh isu-isu yang negatif atau hal-hal yang sekiranya tidak produktif.” ujar Gibran dengan nada tenang namun tegas. Ia menilai, terlalu banyak energi bangsa yang terbuang hanya karena menanggapi hal-hal yang tidak penting. Suasana pertemuan berlangsung hangat, penuh semangat solidaritas, namun tetap diwarnai pesan reflektif untuk menjaga kesejukan politik.
Fokus Mengawal Program Pemerintah
Dalam kesempatan itu, Gibran menjelaskan bahwa isu-isu negatif hanya akan memecah perhatian masyarakat dan relawan dari tujuan utama: membantu pemerintahan Prabowo Subianto menjalankan program prioritas. Ia mengaku memantau berbagai isu yang beredar, tetapi tidak terpancing untuk menanggapinya secara terbuka. “Saya tahu banyak yang proaktif memberikan klarifikasi dan penjelasan di media. Terima kasih atas kepeduliannya,” ucapnya. Ia kemudian menekankan agar semangat itu diarahkan untuk mengawal program-program nyata seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Garuda, dan swasembada pangan. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dan relawan dalam memantau pelaksanaan di lapangan. “Saya minta tetap dikawal program-program, visi-misi dari Bapak Presiden. Sudah ada, misalnya MBG, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Garuda, dan banyak lagi,” ujar Gibran, menandaskan bahwa kerja konkret jauh lebih penting daripada sekadar debat di dunia maya.
Menjaga Persatuan dan Harapan Sosial
Menutup pertemuan, Gibran mengajak para relawan untuk menebarkan semangat positif dan menjaga persatuan. Ia mengingatkan, perjuangan besar bangsa ini tidak berhenti setelah pemilu, tetapi justru dimulai dengan memastikan kesejahteraan rakyat melalui kerja bersama. Ia menilai, atmosfer politik yang sejuk akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah dan mendorong kolaborasi di berbagai sektor. “Saya hanya fokus bekerja membantu Pak Presiden. Mohon semua tetap dikawal program-programnya,” tuturnya. Pernyataan itu menggambarkan pendekatan khas Gibran yang mengutamakan tindakan nyata ketimbang retorika. Dalam konteks politik pasca-pemilu yang penuh dinamika, pesannya menjadi pengingat penting bagi semua pihak agar tidak larut dalam polarisasi, melainkan bergandengan tangan membangun masa depan bangsa dengan kerja dan ketulusan.

