Chelsea akan menjamu Benfica pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2025/26 di Stamford Bridge, Rabu (1/10/2025) pukul 02.00 WIB. Kedua tim sama-sama menelan kekalahan di partai pembuka. Chelsea tumbang 1-3 dari Bayern Munchen, sementara Benfica takluk 2-3 dari Qarabag. Pertandingan ini kian menarik karena akan menjadi ajang reuni Jose Mourinho dengan publik Stamford Bridge. Sang pelatih legendaris baru saja ditunjuk sebagai nahkoda Benfica pada pertengahan September, dan kini berkesempatan memimpin tim Portugal itu untuk pertama kalinya di panggung Liga Champions.
Rekor Pertemuan dan Kondisi Tim
Secara statistik, Benfica punya catatan buruk kala bersua Chelsea. Dari empat laga kompetitif, tim asal Lisbon selalu menelan kekalahan. Mourinho pun tercatat sudah 15 kali menghadapi The Blues dengan hasil lima kemenangan, dua seri, dan tujuh kekalahan. Namun kali ini, Chelsea datang dengan kondisi pincang. Enam pemain utama, termasuk Cole Palmer, absen karena cedera. Situasi ini bisa dimanfaatkan Benfica yang membawa skuad lengkap dengan nama-nama seperti Nicolas Otamendi, Enzo Barrenechea, hingga Vangelis Pavlidis. Sementara itu, Chelsea akan bertumpu pada kombinasi pemain muda seperti Estevao, Garnacho, dan Buonanotte untuk mendobrak pertahanan lawan.
Prediksi Hasil dan Harapan Publik
Pertarungan Chelsea kontra Benfica di Liga Champions dini hari nanti layak disebut lebih dari sekadar laga fase grup. Kehadiran Mourinho di Stamford Bridge membawa nuansa nostalgia sekaligus tensi emosional yang tinggi. Bagi fans Chelsea, pria Portugal itu tetap menjadi sosok ikonik yang pernah mempersembahkan banyak trofi. Namun, kali ini ia berdiri di kubu lawan, berupaya merusak ambisi klub lamanya. Skenario ini menjadikan pertandingan bukan hanya soal strategi di lapangan, tetapi juga drama personal yang menyedot perhatian. Chelsea di bawah tekanan publik tuan rumah wajib menunjukkan daya juang meski tanpa beberapa pemain inti, sedangkan Benfica berusaha membuktikan diri tidak lagi inferior melawan klub Inggris. Dengan kedua tim sama-sama ingin bangkit dari kekalahan perdana, atmosfer Stamford Bridge hampir pasti akan membara sejak menit awal.
Laga ini bukan sekadar soal perebutan poin, tetapi juga momentum pembuktian. Bagi Mourinho, kemenangan akan mempertegas bahwa dirinya masih punya daya magis di Liga Champions meski menghadapi mantan klub yang membesarkannya. Di sisi lain, Chelsea dituntut bangkit setelah hasil buruk di awal musim. Prediksi dari beberapa pengamat seperti Sportsmole dan Whoscored menempatkan Chelsea sedikit lebih unggul dengan skor 2-1. Namun dengan segala dinamika yang ada, duel dini hari nanti dipastikan berjalan ketat, penuh emosi, dan sarat makna bagi kedua kubu serta para penggemar sepak bola Eropa.

