Sagung Antari Kukuhkan Ketua PKK dan Bunda Literasi di Denpasar, Dorong Peran Perempuan dalam Pembangunan

sagung antari

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, resmi melantik Ketua Tim Penggerak PKK, TP Posyandu, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi di tiga kecamatan sekaligus — Denpasar Barat, Utara, dan Selatan — dalam acara yang digelar di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Senin (13/10/2025). Mereka yang dilantik antara lain Ny. Prima Yusswara, Ny. Wardani Ariyanta, dan Ny. Ida Ayu Alit Maharatni Purwanasara. Acara ini turut dihadiri para tokoh perempuan Kota Denpasar seperti Ketua GOW Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.

Peran Strategis PKK dalam Pembangunan Keluarga

Dalam sambutannya, Ny. Sagung Antari menegaskan bahwa jabatan Ketua PKK di tingkat kecamatan dan desa bersifat ex-officio — artinya, istri dari pejabat publik seperti camat, lurah, atau kepala desa otomatis mengemban peran tersebut. Ia menekankan pentingnya peran perempuan dalam memperkuat kesejahteraan keluarga, membangun karakter anak-anak, dan menjaga keharmonisan sosial. “Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mempercepat program pembangunan,” ujar Sagung Antari. Ia juga mengingatkan agar setiap pengurus mampu menyesuaikan program PKK dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di wilayahnya masing-masing.

PKK Sebagai Mitra Pemerintah dalam Pembangunan Daerah

Sagung Antari menegaskan, Pemkot Denpasar tidak dapat berjalan sendiri dalam melaksanakan seluruh program pembangunan. Oleh karena itu, PKK menjadi mitra strategis pemerintah daerah untuk memperkuat program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan dari tingkat kelurahan hingga kecamatan. Ia berharap para Ketua PKK dan Bunda Literasi baru mampu menggerakkan semangat gotong royong serta mengoptimalkan potensi perempuan di lingkungan mereka. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan masyarakat, Denpasar diharapkan terus tumbuh sebagai kota yang maju, berdaya, dan berbudaya.

Pelantikan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan masyarakat berbasis keluarga. Ny. Sagung Antari Jaya Negara menekankan pentingnya inovasi sosial, terutama dalam bidang pendidikan anak usia dini dan literasi masyarakat. Menurutnya, keberadaan Bunda PAUD dan Bunda Literasi di setiap kecamatan akan membantu memperluas akses pendidikan serta menumbuhkan budaya membaca di kalangan anak-anak dan remaja.  Dengan semangat kebersamaan ini, Denpasar diharapkan tidak hanya menjadi kota yang maju secara fisik, tetapi juga unggul dalam kualitas sumber daya manusianya yang berakar pada nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong.