Penasihat Semen Padang FC sekaligus Anggota DPR RI, Andre Rosiade, membeberkan kisah mengejutkan usai kegagalan Timnas Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam keterangannya, Andre menyebut ada pemain naturalisasi yang terang-terangan meminta pelatih Shin Tae-yong (STY) mundur dari jabatannya. Menurutnya, kegagalan skuad Garuda bukan hanya soal taktik, tapi juga menyangkut manajemen tim dan komunikasi antara pelatih dengan pemain. “Ada pemain yang bilang langsung ke saya, mereka merasa sudah tidak cocok dengan STY,” ujar Andre dalam pernyataannya kepada media.
Tegangan di Internal Timnas
Andre menilai ketegangan antara pemain dan pelatih asal Korea Selatan itu sudah berlangsung cukup lama. Ia mengaku mendapat banyak masukan dari para pemain naturalisasi yang menilai Shin terlalu keras dalam melatih dan kurang terbuka terhadap pendapat pemain. Beberapa nama disebut merasa tidak nyaman dengan gaya kepemimpinannya. Namun demikian, Andre juga mengingatkan bahwa setiap pelatih memiliki gaya masing-masing. “Kita harus objektif. Mungkin STY punya metode yang berhasil di tempat lain, tapi belum tentu cocok dengan karakter pemain Indonesia,” ucapnya. Ia menegaskan bahwa pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya mencari kambing hitam dari kegagalan.
Harapan untuk Masa Depan Tim Garuda
Andre mengajak semua pihak, baik federasi maupun publik, untuk menahan diri dan melihat masalah ini dengan kepala dingin. Ia mendorong PSSI agar segera melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menentukan langkah selanjutnya, termasuk masa depan Shin Tae-yong bersama timnas. “Yang paling penting sekarang adalah memperbaiki komunikasi, disiplin, dan arah pembinaan pemain,” katanya. Andre juga berharap agar konflik internal tidak berlarut-larut dan semangat nasionalisme tetap menjadi dasar dalam membangun skuad Garuda. “Timnas ini milik bangsa. Siapa pun pelatihnya, kita harus dukung dengan kompak agar prestasi bisa kembali diraih,” pungkasnya.
Setelah mencuat isu pemain naturalisasi yang meminta Shin Tae-yong mundur, Andre Rosiade menilai PSSI memiliki pekerjaan rumah besar untuk menjaga soliditas tim. Ia menyoroti bahwa polemik ini tidak boleh dibiarkan membesar karena bisa menggerus moral para pemain muda yang baru menanjak. Menurutnya, banyak pemain muda Indonesia justru berkembang pesat di bawah arahan Shin, dan hasil itu tidak bisa diabaikan begitu saja. “Harus diingat, banyak pemain yang tampil gemilang berkat sistem latihan disiplin yang diterapkan Shin Tae-yong,” ucap Andre menegaskan. Ia pun berharap agar evaluasi dilakukan dengan profesional, tanpa sentimen pribadi atau tekanan politik.

